- See more at: http://kuc0pas.blogspot.co.id/2012/05/cara-membuat-postingan-hanya-tampil.html#sthash.HVr8VkzS.dpuf

Eliminasi Gauss-Joran

Eliminasi Gauss Jordan


Eliminasi Gauss-Jordan adalah pengembangan dari eliminasi Gauss yang hasilnya lebih sederhana lagi. Caranya adalah dengan meneruskan operasi baris dari eliminasi Gauss sehingga menghasilkan matriks yang Eselon-baris. Ini juga dapat digunakan sebagai salah satu metode penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan matriks.
Metode ini digunakan untuk mencari invers dari sebuah matriks.
Prosedur umum untuk metode eliminasi Gauss-Jordan ini adalah
1. Ubah sistem persamaan linier yang ingin dihitung menjadi matriks augmentasi.
2. Lakukan operasi baris elementer pada matriks augmentasi (A|b) untuk mengubah matriks
   A menjadi dalam bentuk baris eselon yang tereduksi

Sebenarnya hanya tinggal melanjutkan dari langkah eliminasi gauss seperti di tambahkan langkah 8 sampai langkah 10, tapi saya mengulanginya kembali dari awal.





Jadi Isinya sama seperti pada Eliminasi Gauss X1 = 2.23, X2 = 1.384, X3 = 0.538

Eliminasi Gauss

Eliminasi Gauss


Eliminasi Gauss adalah suatu metode untuk mengoperasikan nilai-nilai di dalam matriks sehingga menjadi matriks yang lebih sederhana lagi. Dengan melakukan operasi baris sehingga matriks tersebut menjadi matriks yang baris. Ini dapat digunakan sebagai salah satu metode penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan matriks. Caranya dengan mengubah persamaan linear tersebut ke dalam matriks teraugmentasi dan mengoperasikannya. Setelah menjadi matriks baris, lakukan substitusi balik untuk mendapatkan nilai dari variabel-variabel tersebut.

Ciri ciri Metode Gauss adalah 
  1. Jika suatu baris tidak semua nol, maka bilangan pertama yang tidak nol adalah 1 (1 utama)
  2. Baris nol terletak paling bawah 
  3. 1 utama baris berikutnya berada dikanan 1 utama baris diatasnya
  4. Dibawah 1 utama harus nol


Langkah terakhir adalah substitusikan balik dari bawah jadi 
X3 = 0.538
X2 - 0.25(X3) = 1.25
X2 = 1.25 + 0.25(0.538)
X2 = 1.384
X1 - 2X2 + X3 = 0
X1 = 2X2 - X3
X1 = 2(1.384) - 0.538 
X1 = 2.23
Jadi X1 = 2.23, X2 = 1.384, X3 = 0.538

Partisi matriks

Partisi Matriks
Partisi matriks adalah membagikan matriks menjadi beberapa matriks yang ukurannya lebih kecil dengan memasukkan garis horizontal dan vertikalantara baris dan kolom matriks. Partisi matriks digunakan untuk menyederhanakan matriks yang ukurannya besar menjadi matriks kecil sehingga lebih mudah dioprasikan untuk tujuan tertentu.
:

Perkalian matriks elementer

PERKALIAN MATRIKS ELEMENTER

Matrik elementer adalah matrik yang diperoleh dari operasi elementer yang dikenakan pada matrik identitas. Setiap matrik elementer mempunyai invers, dan setiap matrik bujur sangkar berordo (nxn) yang mempunyai invers ekivalen baris terhadap matrik identitas I.
Matrik elementer E diperoleh dari transformasi matrik identitas dimana pada kolom ke-I diganti dengan normalitas vektor kolom :
screenshot-50.png                           screenshot-501.png
Contoh soal
  1. Hitunglah Invers matriks di bawah ini :
untuk n= 3
screenshot-52.png
Jawab :
Menghitung E1 :
screenshot-521.png
Menghitung E2 :
screenshot-522.png
Menghitung E3 dan Invers Matriks :
Screenshot (53) 

Invers metode adjoint dan operasi elementer baris

Adjoin

Adjoin diperoleh dari transpose suatu matriks.
Caranya mudah, yaitu… diagonal utama sebagai sumbu putar.
Putar berlawanan arah jarum jam dan… didapatlah Adjoin!
Adjoin Invers Matriks 3x3

Rumus Invers Matriks

\Large A^{-1}=\frac{1}{Det A}Adj A

Contoh Soal

Tentukan invers matriks berikut ini!
\large A=\begin{bmatrix} -2 &4 &-5 \\ 1&3 &-7 \\ 0&4 &-8 \end{bmatrix}
Penyelesaian:

Determinan

Contoh Soal Determinan Matriks 3x3 Metode Sarrus
\large Det A=(-2\times3\times-8)+(4\times-7\times0)+(-5\times1\times4)-((-5\times3\times0)+(-2\times-7\times4)+(4\times1\times-8) \\ Det A =(48+0-20)-(0+56-32) \\ Det A =28-24=4

Minor

Contoh Soal Minor Invers Matriks 3x3
Minor a = \large \begin{bmatrix} 3&-7 \\ 4 &-8 \end{bmatrix}=(3)(-8)-(-7)(4)=4
Minor b = \large \begin{bmatrix} 1&-7 \\ 0 &-8 \end{bmatrix}=(1)(-8)-(-7)(0)=-8
Minor c = \large \begin{bmatrix} 1&3 \\  0&4 \end{bmatrix}=(1)(4)-(3)(0)=4
Minor d = \large \begin{bmatrix} 4&-5 \\ 4 &-8 \end{bmatrix}=(4)(-8)-(-5)(4)=-12
Minor e = \large \begin{bmatrix} -2&-5 \\ 0 &-8 \end{bmatrix}=(-2)(-8)-(-5)(0)=16
Minor f = \large \begin{bmatrix} -2&4 \\  0&4 \end{bmatrix}=(-2)(4)-(4)(0)=-8
Minor g = \large \begin{bmatrix} 4&-5 \\ 3 &-7 \end{bmatrix}=(4)(-7)-(-5)(3)=-13
Minor h = \large \begin{bmatrix} -2&-5 \\ 1 &-7 \end{bmatrix}=(-2)(-7)-(-5)(1)=19
Minor i = \large \begin{bmatrix} -2&4 \\  1&3 \end{bmatrix}=(-2)(3)-(4)(1)=-10
Minor A = \large \begin{bmatrix} 4 &-8 &4 \\ -12 &16 &-8 \\ -13 &19 & 10\end{bmatrix}

Kofaktor

Contoh soal Kofaktor Invers Matriks 3x3
Kofaktor A = \large \begin{bmatrix} 4 & 8 &4 \\ 12& 16 &8  \\ -13 &-19 & -10 \end{bmatrix}

Adjoin

Contoh soal Adjoin Invers Matriks 3x3
Adj A = \large \begin{bmatrix} 4 & 12 &-13 \\ 8& 16 &-19  \\ 4 &8 & -10 \end{bmatrix}

Invers Matriks

\large A^{-1}=\frac{1}{Det A}Adj A \\ A^{-1}=\frac{1}{4}\begin{bmatrix} 4 & 12 &-13 \\ 8& 16 &-19  \\ 4 &8 & -10 \end{bmatrix} \\ A^{-1}=\begin{bmatrix} \frac{4}{4} & \frac{12}{4} &\frac{-13}{4} \\ \frac{8}{4}& \frac{16}{4} &\frac{-19}{4}  \\ \frac{4}{4} &\frac{8}{4} & \frac{-10}{4} \end{bmatrix} \\ A^{-1}=\begin{bmatrix} 1 & 3 &\frac{-13}{4} \\ 2& 4 &\frac{-19}{4}  \\ 1 &2 & \frac{-5}{2} \end{bmatrix}

Matriks Operasi Elementer Baris

Syarat yang digunakan untuk Metode Operasi Elementer Baris
1. Menukar satu baris dengan baris lain
2. Mengalikan sebuah baris dengan bilangan bukan atau selain 0
3. Menjumlahkan kelipatan baris dengan baris asal


Langkah 1:
ubah elemen c dan f menjadi nol menggunakan kunci elemen i

Langkah 2:
Ubah eleme b menjadi nol dengan menggunakan kunci elemen e.


langkah 3:
Maka , determinan matriks adalah

Metode Crout dan Doolittle

Metode Crout
     Rumus umum untuk mencari L dan U dengan metode crout adalah


Kasus n=3 
Rumus perhitungannya adalah :
Contoh : 




























Metode Doolittle

 Metode Doolittle berkebalikan dengan metode crout. Untuk L = segitiga bawah, dan untuk U = segitiga atas.

• Rumus umum untuk mencari L dan U dengan Metode Doolittle :

• Dengan ordo 3x3 :



Rumus perhitungannya:



- Copyright © MUHAMMAD REZZA - IT-PLN - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -